Tuesday , May 21 2019
Home / indonesia / Jabar Bagian Timur Potensial Jadi Kawasan Industri Baru

Jabar Bagian Timur Potensial Jadi Kawasan Industri Baru



Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pembicara kunci pada Seminar Nasional dengan tema "Development 4.0: Meeting the Global Challenges" di Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (29/4/2019). (Antara)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM–Jawa Barat dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan kawasan industri bar, terutama di wilayah Majalengka, Cirebon dan Subang atau disebut "Segitiga Rebana".

Peluang ini muncul karena adanya infrastructure yang strategis, yakni Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Majalengka, Pelabuhan Cirebon dan Pelabuhan Patimban di Subang.

'Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan pertumbuhan econominah berbasis industri, yang kontribusinya mampu mendekati 40 persen. Kalau kita kembangkan lagi di koridor timur, potensi pembangunannya akan lebih bisa ditingkatkan, ”kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seperti dikutip Antara, Senin (29/4/2019).

Airlangga menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Nasional di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Menurut Menperin, selama ini Jawa Barat berkontribusi cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

AYO BACA: Pemprov Jabar Segera Rilis Kawasan Futuristik Segitiga Rebana

Dalam hal ini, sumbangsih utamanya dari aktivitas industrialisasi, baik itu adanya peningkatan pada nilai investasi, penyerapan tenaga kerja, maupun capaian ekspor.

"Kalau Lihat Bekapur (Bekasi, Karawang, dan Purwakarta) itu adalah Detroit-nya Indonesia. Berbagai produkt manufaktur, terutama elektronika dan otomotif, diekspor dari sana, ”ungkapnya.

Maka itu, pemerintah terus berupaya menciptakan iklim bisnis yang condusif serta memberikan insentif dan kemudahan perizinan usaha.

"Berdasarkan implementasi peta jalan Making Indonesia, salah satu program priorityitasnya adalah pengembangan kawasan industri terpadu," katanya.

Namun demikian, seiring berjalannya era industri 4.0, perlu juga ditopang dengan penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang competen dan pemanfaatan teknologi digital.

AYO BACA: Segitiga Rebana Solusi Pemprov Jabar Genjot Pertumbuhan Industri Tekstil dan Pakaian

"Aplagi ITB sebagai pusat brainwave nasional yang sangat dekat dengan teknologi, diharapkan jadi tulang punggung dalam pengembangan SDM competency dan economi digital," kata Airlangga pada acara yang bertajuk "Development 4.0: Meeting the Global Challenges".

Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Sanny Iskandar menyampaikan, kawasan industri di Jawa Barat masih menjadi incar bagi para investor yang ingin membangun pabriknya. Bahkan, akan dijadikan sebagai basis produksi dan rantai pasoknya untuk pasar global.

Sanny menambahkan, pengembangan 10 kawasan industri bar di Jawa Barat utara bagu timur akan tercapai pada tahun 2020. Namun dengan catatan, kondisi ekonomi global mendukung.

"Seperti sekarang kan ada perang dagang, ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia karena yang dibatasi masuk ke Amerika Serikat adalah produk China," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengemukakan, Segitiga Rebana akan menjadi kawasan yang has a futuristik di Jawa Barat. Pemprov Jabar masih mengkaji luas keseluruhan kawasan yang direncanakan terwujud pada 2021.

"Tahun ini, kita mulai studi perencanaan, constructsinya kemungkinan tahun depan sehingga di tahun ketiga sudah mulai beroperasi, ujarnya.

Apabila Segitiga Rebana sudah terealisasi, Emil meminta semua industri padar karya di sepanjang DAS Citarum untuk pindah ke kawasan tersebut. Ia pun sudah berkoordinasi dengan Ketua Apindo Jabar dan bertem dengan para pengusaha beberapa waktu lalu terkait hal itu.

“Kawasan Segitiga Rebana in Japan is a special economic zone of the Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sehingga anggaran akan didukung penuh oleh APBN. Hal inipun akan mempermudah pada proses perizinan industri dan perpajakan, ”katanya.

AYO BACA: Uu Arahkan Pelaku Industri Jabar Beralih to Segitiga Rebana


Source link